Arus Balik Puncak Memuncak! Pasar Cipanas Lumpuh, Antrean Kendaraan Mengular Panjang
CIANJUR, iNewsCianjur.id – Arus lalu lintas di kawasan Pasar Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kemacetan parah pada Senin (23/3/2026).
Kepadatan terjadi di jalur utama penghubung Puncak–Cianjur, dengan antrean kendaraan yang mengular panjang dan pergerakan yang tersendat.
Lonjakan volume kendaraan dari arah Puncak, Bogor, hingga Jakarta menjadi pemicu utama kemacetan.
Arus balik wisatawan yang melintasi kawasan ini didominasi oleh kendaraan roda dua, baik yang menuju maupun kembali dari kawasan wisata Puncak, sehingga memperparah kepadatan di jalan.
Subekti (35) pengendara sepeda motor asal Ciamis, mengatakan, kemacetan mulai dirasakan di Jalur Cianjur hingga Cipanas menuju Bogor. Dia mengatakan, perjalanan dari Ciamis via Cianjur untuk kembali bekerja di Jakarta.
"Sebenarnya sudah saya prediksi kalau perjalanan di H- 2 ini dipastikan akan mengalami keterlambatan karena terjebak macet, tapi ya mau bagaimana lagi," katanya.
Hal senada diungkapkan Monik (21) wisatawan asal Tanggerang mengaku sudah terjebak macet kurang lebih dua jam dari pas keluar hotel di Cipanas dengan tujuan ingin menikmati libur panjang di Kota Cianjur.
"Tahun sebelumnya juga sama sih kondisinya seperti ini, yang penting sabar ikuti aturan dan tertib berlalulintas. Kalau soal macet, sudah terbiasa," jelasnya.
Pantauan di lapangan, tingginya aktivitas di Pasar Cipanas turut memperburuk situasi.
Kendaraan yang keluar-masuk area pasar serta ramainya pengunjung di sejumlah titik kuliner di sepanjang jalur tersebut menyebabkan perlambatan arus lalu lintas dan penumpukan kendaraan.
Aparat kepolisian yang berjaga di lokasi langsung melakukan penanganan dengan pengaturan arus kendaraan secara manual. Rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalur juga diterapkan untuk mengurai kemacetan di titik-titik rawan.
Petugas mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Pasar Cipanas sementara waktu dan memilih jalur alternatif. Pengendara juga diminta tetap mematuhi arahan petugas serta mengutamakan keselamatan, mengingat arus balik dan aktivitas wisata diperkirakan masih akan meningkat.
Editor : Ayi Sopiandi