PMI Asal Cianjur Terkapar Penuh Luka di Timur Tengah, Diduga Dianiaya Majikan
Tak hanya dugaan kekerasan fisik, korban juga disebut mengalami perlakuan tidak manusiawi selama bekerja. Ia diduga tidak diperbolehkan memegang telepon genggam, bahkan upahnya pun disebut-sebut ditahan oleh pihak majikan.
Denny mengungkapkan, korban diketahui berangkat dan bekerja di luar negeri melalui jalur nonprosedural atau ilegal sekitar dua tahun lalu. Dalam beberapa bulan terakhir, korban diduga kerap mengalami tekanan dan kekerasan sebelum akhirnya nekat melarikan diri dan meminta pertolongan warga sekitar.
“Detail waktu kejadian kekerasan masih kami telusuri. Namun berdasarkan keterangan keluarga, dalam beberapa bulan terakhir korban mengalami tekanan dan kekerasan sebelum akhirnya kabur,” ujarnya.
Editor : Ayi Sopiandi