Jalan Kabupaten di Pamoyanan Rusak Parah, Warga Desak Pemkab Cianjur Segera Bertindak
CIANJUR, iNewsCianjur.id – Warga Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, kembali menyuarakan keluhan terkait kerusakan jalan kabupaten yang hingga kini belum juga mendapat sentuhan perbaikan.
Ruas jalan yang berada di Kampung Pasirhalang RT 005/RW 005, Desa Pamoyanan, Cianjur, tersebut menjadi akses vital penghubung antarwilayah. Namun kondisinya kian memprihatinkan, dengan lubang menganga dan badan jalan yang hancur di sejumlah titik.
Salah seorang tokoh pemuda peduli infrastruktur, Subhan, mengaku kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama tanpa adanya realisasi perbaikan dari pemerintah daerah.
“Sudah lama rusak, tapi belum ada realisasi perbaikan. Kami berharap pemerintah segera turun tangan sebelum memakan korban,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, kerusakan jalan bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga membahayakan keselamatan. Terlebih saat musim hujan, genangan air menutup lubang-lubang dalam sehingga pengendara roda dua maupun roda empat kerap terjebak dan nyaris mengalami kecelakaan.
Ia menambahkan, jalan kabupaten di Desa Pamoyanan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Setiap hari, jalur tersebut dilalui petani, pedagang, hingga pelajar. Kondisi yang rusak parah berdampak pada distribusi hasil pertanian dan kelancaran mobilitas warga.
“Lambannya realisasi perbaikan menjadi tanda kurangnya perhatian terhadap infrastruktur pedesaan. Padahal, jalan yang layak merupakan kebutuhan dasar demi menunjang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Sebagai tokoh pemuda, Subhan berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengalokasikan anggaran dan merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Warga menginginkan tindakan nyata, bukan sekadar janji atau wacana.
Sementara itu, Kepala Dusun Kampung Pasirhalang Desa Pamoyanan, Piat, turut menyampaikan keluhan sekaligus harapan besar masyarakat kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret. Ia menegaskan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan kondisinya semakin memburuk.
Lubang besar, permukaan jalan yang terkelupas, serta genangan air saat hujan membuat akses warga terganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Sebagai perpanjangan tangan masyarakat di tingkat dusun, kami sudah beberapa kali menyampaikan kondisi ini. Jalan ini merupakan jalan kabupaten, sehingga kewenangan ada di pemerintah daerah. Kami berharap segera ada realisasi perbaikan,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi