Terancam Hilang Diterjang Abrasi, Kampung Jogjogan Tunggu Tanggul Penyelamat
Gagan menyampaikan, Pemerintah Kecamatan Cidaun sangat berharap adanya pembangunan tanggul sebagai solusi jangka panjang untuk melindungi permukiman warga dari ancaman bencana alam.
“Kami dari pemerintah Kecamatan Cidaun tentunya sangat berharap ada pembangunan tanggul,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sejumlah warga di salah satu RT di Desa Cidamar terpaksa direlokasi karena lahan perkampungan mereka habis tergerus arus Sungai Cidamar.
“Tanggul tersebut sangat dibutuhkan. Selain untuk menahan abrasi, juga bisa mengantisipasi terjadinya banjir,” kata Gagan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir di wilayah tersebut tercatat terjadi pada tahun 2004, 2014, dan kembali terulang pada 2022. Tidak adanya tanggul membuat luapan Sungai Cidamar dengan mudah meluas hingga ke area permukiman warga.
Editor : Ayi Sopiandi