BPBD Cianjur Tingkatkan Kewaspadaan, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
CIANJUR, iNewsCianjur.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur meningkatkan kewaspadaan menyusul penetapan status Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat untuk wilayah Cianjur.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian dalam beraktivitas, terutama dalam beberapa hari ke depan, seiring potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.
“Kami mengingatkan masyarakat Kabupaten Cianjur untuk lebih waspada, khususnya dalam tiga hari ke depan. Berdasarkan informasi BMKG, masih terdapat potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat,” ujar Asep, Jum'at (23/1/2026).
Menurut Asep, curah hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan berbagai jenis bencana, seperti tanah longsor dan pohon tumbang, terutama di wilayah-wilayah yang secara geografis tergolong rawan.
Ia menjelaskan, sejumlah daerah yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain wilayah selatan dan perbatasan Cianjur, mulai dari Kecamatan Cibeber hingga Sindangbarang. Selain itu, kawasan Cidaun dan Naringgul yang terhubung dengan wilayah Ciwidey, serta Kecamatan Kadupandak, juga masuk dalam kategori rawan longsor.
“Wilayah-wilayah tersebut memiliki kontur tanah dan perbukitan yang rentan terhadap pergerakan tanah saat hujan dengan intensitas tinggi,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Cianjur telah memperkuat koordinasi dengan relawan kebencanaan di seluruh kecamatan. Relawan diminta untuk aktif menyampaikan imbauan dan informasi kewaspadaan kepada masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kebun, lereng, dan kawasan perbukitan.
“Upaya mitigasi terus kami lakukan melalui koordinasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat agar potensi risiko dapat ditekan,” pungkas Asep.
Editor : Ayi Sopiandi