Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Janji Rp25 Juta per RT Jadi Polemik, Pemkab Cianjur Klarifikasi: Program Tetap Jalan Lewat Waragad

Senin, 29 September 2025 | 13:37 WIB
  • author Ayi Sopiandi
Janji Rp25 Juta per RT Jadi Polemik, Pemkab Cianjur Klarifikasi: Program Tetap Jalan Lewat Waragad
Tenaga Ahli Bupati-Wakil Bupati Cianjur, M. Herry Wirawan. Foto: ist.

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Polemik soal janji politik Bupati–Wakil Bupati Cianjur Wahyu–Ramzi terkait program Rp25 juta per RT terus bergulir. 

Publik sempat dibuat bingung setelah muncul pernyataan berbeda dari pejabat daerah yang menimbulkan tafsir program itu dihapus.

Tenaga Ahli (TA) Bupati Cianjur, M. Herry Wirawan, menegaskan bahwa janji tersebut tidak dibatalkan. Pemerintah tetap menjalankannya, namun dengan pola berbeda melalui skema Waragad yang berbasis pada musyawarah warga desa.

“Program ini bukan bantuan tunai atau dana segar untuk RT, melainkan difokuskan pada pembangunan lingkungan sesuai kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur, sanitasi, sarana kesehatan, hingga pengelolaan sampah. Semua dilaksanakan melalui OPD atau pemerintah desa agar transparan,” ujar Herry.

Namun, realisasinya tidak serentak setiap tahun. Dengan jumlah RT di Cianjur mencapai 10.748, Pemkab memilih menjalankan secara bertahap agar tidak membebani anggaran daerah. 

“Setiap RT tetap akan mendapat giliran selama masa kepemimpinan Wahyu–Ramzi,” tambahnya.

Herry juga menegaskan insentif Ketua RT tidak digabung dengan program Waragad. 

“Insentif tetap diberikan rutin, sementara Ketua RT hanya fokus mengawal pelaksanaan program di lapangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Plt Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Cianjur, Dendi Kristianto, mengungkapkan bahwa skema awal Rp25 juta per RT per tahun sulit direalisasikan.

Jika dipaksakan, Pemkab harus mengalokasikan sekitar Rp177 miliar tiap tahun.

Dengan pola baru ini, pemerintah berupaya agar janji Wahyu–Ramzi tidak sekadar formalitas politik, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

“Cianjur dibangun bersama warga, bukan hanya dengan slogan,” tegas Herry.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut