Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Tanam Bawang Putih, Bidik 500 Hektare Lahan, Target Produksi 450 Ton, Kejar Swasembada 2029
Advertisement . Scroll to see content

Poktan Sukaluyu Optimalkan DD untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 21 Juni 2022 | 02:46 WIB
  • author Dwi Prasetya
Poktan Sukaluyu Optimalkan DD untuk Ketahanan Pangan
Petani tergabung Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rezeki, di Kampung Pasir Hangasa, Desa Sukaluyu, Sukaluyu, Cianjur. (Foto: Dwi Prasetya/iNews.id Cianjur)

CIANJUR, iNews.id- Dana desa (DD) tahun 2022 sebesar Rp68 triliun, salah satu peruntukan untuk ketahanan pangan dan hewani minimal 20 persen perlu dioptimalkan. 

Seperi hal dilaksanakan para petani tergabung Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rezeki, di Kampung Pasir Hangasa, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Minggu (20/6/2022).

"Pemetaan potensi matang, diharapkan tercipta lapangan kerja baru serta ada nilai tambah produk pertanian," kata Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki, Ato.

Ia mengatakan, hal ini merupakan bagian dari program pemerintah yaitu ketahanan pangan, penanaman pohon pepaya California.

"Hasil swadaya masyarakat gotong royong," ujar Ato.

Berdasarkan Pasal 5 Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2021 tentang Rincian APBN Tahun 2022, disebutkan, dana desa penggunaannya antara lain untuk program ketahanan pangan dan hewani, paling sedikit 20 persen.

Sementara itu, Anwar Musadas (40) warga setempat mengatakan, kebetulan diajak oleh Ketua RT sekaligus Ketua Poktan untuk bergotong royong dalam penanaman pohon pepaya California, dalam bentuk partisipasi bermasyarakat, dan mendukung program pemerintah desa (Pemdes) ketahanan pangan.

"Jadi masyarakat bisa lebih menerima banyak manfaat hasil dari panennya," katanya.

Ia menambahkan, rata-rata disini warganya petani sawah. Jadi dengan adanya program ini bisa sangat membantu masyarakat.

"Khusunya warga kami Desa Sukaluyu," pungkas Anwar.

Editor: Nursidik

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut