CIANJUR, iNewsCianjur.id — Bagi sebagian orang, mengambil bantuan mungkin hanya membutuhkan beberapa langkah.
Kondisi tersebut dialami sekitar 25 warga jompo di Desa Jayagiri, Kabupaten Cianjur, yang tercatat sebagai penerima bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Karena usia lanjut dan kondisi fisik yang tidak memungkinkan, mereka tidak mampu datang ke lokasi penyaluran.
Sekretaris Desa Jayagiri, Kecamatan Cidaun, Ujang Sutisna mengatakan, langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan warga yang sudah terdata tetap mendapatkan haknya.
"Masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram beras. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan pangan para lansia, sekaligus memastikan hak warga yang telah terdata sebagai penerima tetap terpenuhi," ujar Ujang, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, penyaluran bantuan tidak semestinya berhenti pada kegiatan pembagian di satu lokasi. Pemerintah desa juga perlu memastikan bantuan benar-benar diterima warga, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
“Kalau mereka tidak bisa datang karena sakit dan sudah jompo, kami yang datang. Jangan sampai hanya karena tidak mampu hadir, bantuan yang menjadi hak mereka tidak diterima,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengantaran bantuan hingga ke rumah warga menjadi bentuk pelayanan sederhana yang dirasakan langsung masyarakat.
"Ketika kaki warga tak lagi kuat melangkah, kami pemerintah desa yang mengambil langkah agar hak warga kami diterima," pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
