"Alhamdulillah berkat kerja sama dari seluruh pihak, kebakaran ini kemudian bisa teratasi," ujarnya.
Wahyu menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah daerah, luas vegetasi yang terdampak kebakaran di kawasan Gunung Gede Pangrango mencapai sekitar 20 hektare. Namun, pemerintah masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran.
"Untuk penyebab pastinya kami akan melakukan pendalaman terlebih dahulu, karena kami mendapatkan berbagai informasi antara faktor alam dan juga faktor manusia," katanya.
Pemerintah, lanjut Wahyu, tidak menutup kemungkinan adanya faktor kelalaian manusia. Jika hasil penyelidikan membuktikan terdapat unsur kelalaian yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun pemerintah, kasus tersebut akan ditindak sesuai ketentuan hukum.
"Apabila terjadi kerugian yang dirasakan masyarakat maupun pemerintah, ini akan kami tindak lanjuti dan akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," tegasnya.
Mengantisipasi potensi kebakaran susulan di tengah kondisi cuaca kering, Pemkab Cianjur kini memperkuat langkah pencegahan dan respons cepat. Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan unsur Forkopimda, pemerintah desa, hingga relawan.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
