CIANJUR, iNewsCianjur.id - Sebanyak 120 unit becak listrik bantuan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) tiba di Kabupaten Cianjur.
Bantuan senilai sekitar Rp2,88 miliar tersebut merupakan tahap pertama program yang ditujukan kepada pengemudi becak yang memenuhi persyaratan penerima.
Becak listrik yang diproduksi PT Pindad itu dibanderol sekitar Rp24 juta per unit. Kendaraan tersebut diharapkan menjadi alternatif transportasi yang lebih ringan bagi pengemudi sekaligus mendukung upaya mengurangi emisi karbon.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Sri Mulyani Rahayu, mengatakan 120 unit becak listrik tersebut telah didatangkan dari PT Pindad melalui jalur darat. Mekanisme penetapan penerima masih menunggu koordinasi lebih lanjut antara YGSN dan pemerintah pusat.
“Becak listrik ini dirancang untuk menghemat tenaga pengemudi dan memangkas emisi. Bantuan ini diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto setelah beliau menemui pengemudi becak lansia di Surabaya,” kata Sri, belum lama ini.
Sri menjelaskan, penyaluran bantuan tidak dilakukan secara terbuka kepada seluruh pengemudi becak. Calon penerima harus memenuhi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan dalam program tersebut.
Salah satu syarat utama adalah usia minimal 55 tahun. Selain itu, penerima harus benar-benar berprofesi sebagai pengemudi becak aktif dan menjalani proses verifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Minimal usianya 55 tahun ke atas. Harus asli pembecak dan nanti dites, jadi ketahuan mana yang pembecak dan bukan,” ujarnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
