get app
inews
Aa Text
Read Next : Safari Ramadan, PT Daya Mas Geopatra Bagi Bantuan ke Warga Sekitar

Tabungan Lebaran Tak Bisa Dicairkan, Ratusan Ibu-ibu Geruduk Kantor LKM Akhlakul Karimah di Cibinong

Kamis, 12 Maret 2026 | 19:38 WIB
header img
Nasabah LKM Akhlakul Karimah Kecamatan Cibinong mengaku bingung simpanannya tak bisa cair. Foto: Ist.

CIANJUR, iNewsCianjur.id — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, puluhan ibu rumah tangga mendatangi kantor LKM Akhlakul Karimah yang berada di Jalan Raya Cibinong, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Kamis (12/3/2026).

Kedatangan para nasabah tersebut untuk meminta kejelasan terkait tabungan mereka yang hingga kini belum dapat dicairkan. Uang yang selama ini mereka kumpulkan secara rutin bahkan telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.
Sebagian besar nasabah merupakan anggota majelis taklim yang telah menabung selama bertahun-tahun. 

Namun saat hendak menarik dana, proses pencairan justru tak kunjung terealisasi.
Ketua Majelis Taklim Aljabar, Rojanah, menjelaskan bahwa tabungan para anggota dikumpulkan setiap pekan saat kegiatan pengajian. 

Besaran setoran berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anggota.

Menurutnya, mayoritas anggota merupakan ibu rumah tangga dengan kondisi ekonomi sederhana, bahkan sebagian di antaranya bekerja sebagai pedagang kecil.

“Setiap minggu kami menabung dari sisa kebutuhan rumah tangga. Demi keamanan, uang itu kemudian disimpan di LKM Akhlakul Karimah. Kegiatan menabung ini sudah berjalan sekitar 15 tahun,” ujar Rojanah.

Ia menyebutkan, jumlah anggota majelis taklim yang menabung mencapai sekitar 300 orang dengan total sisa tabungan diperkirakan mencapai Rp75 juta.

Namun, ketika para anggota hendak menarik tabungan menjelang Lebaran tahun ini, permintaan pencairan yang diajukan kepada pihak kantor cabang selalu ditunda. Alasannya, pihak cabang menyebut adanya persoalan di kantor pusat.

“Kami sudah beberapa kali meminta agar uang itu dicairkan karena anggota sangat membutuhkan untuk Lebaran. Tapi selalu dijawab nanti dengan alasan ada masalah di pusat,” katanya.

Kekecewaan para nasabah semakin memuncak ketika mereka mendatangi kantor lembaga tersebut, namun mendapati kantor dalam kondisi tertutup meski masih dalam jam kerja.

Salah satu nasabah lainnya, Herawati, mengaku telah menjadi nasabah selama hampir dua dekade. Ia menyebut total simpanannya mencapai sekitar Rp600 juta yang hingga kini belum bisa ditarik.

“Kantornya sering tutup. Kalaupun buka dan kepala cabang ada, tetap tidak bisa mencairkan uang dengan alasan ada masalah di pusat. Kami sebagai nasabah tidak tahu persoalan itu, yang kami butuhkan hanya uang kami,” ujarnya.

Herawati menambahkan, tidak sedikit nasabah yang menyimpan dana dalam jumlah besar di lembaga tersebut, termasuk tabungan yang diperuntukkan bagi biaya ibadah haji. Ia memperkirakan total dana nasabah yang belum bisa dicairkan mencapai miliaran rupiah.

“Informasi dari kepala cabang, dana yang bermasalah sekitar Rp11 miliar. Kami juga tidak tahu siapa yang harus bertanggung jawab. Kalau tidak ada penyelesaian, kami akan melapor ke aparat penegak hukum dan juga kepada Bupati Cianjur karena ini lembaga milik daerah,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Cabang PT LKM Akhlakul Karimah belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat maupun panggilan telepon belum mendapat tanggapan.

Para nasabah berharap pihak manajemen segera memberikan kejelasan serta mencairkan dana simpanan mereka, mengingat kebutuhan menjelang Lebaran yang semakin mendesak.

Editor : Ayi Sopiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut