get app
inews
Aa Text
Read Next : Safari Ramadan, PT Daya Mas Geopatra Bagi Bantuan ke Warga Sekitar

Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG di Jabar Aman Meski Konflik Iran–Israel Memanas

Senin, 09 Maret 2026 | 20:04 WIB
header img
Salah satu SPBU di Cianjur tampak tidak terlihat antrean panjang. Foto: Dani Jatnika.

CIANJUR, iNewsCianjur.idPT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Jawa Barat tetap aman dan stabil, meski eskalasi konflik global antara Iran dan Israel memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia.

Pertamina menegaskan distribusi energi di wilayah operasionalnya tetap berjalan normal, sekaligus meredam kecemasan masyarakat terkait kemungkinan kelangkaan BBM menjelang puncak perayaan Idulfitri 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto Augus Satria, mengatakan ketahanan pasokan BBM dan LPG di wilayah Jawa Barat dalam kondisi terkendali. Ia juga meluruskan pemahaman masyarakat terkait istilah stok energi yang sering disalahartikan.

“Stok yang kami kelola merupakan stok berjalan, bukan stok statis yang akan habis dalam hitungan waktu tertentu. Sistemnya seperti tandon air yang terus diisi kembali sesuai kebutuhan distribusi,” ujar Susanto, Senin (9/3/2026).

Terkait antrean kendaraan yang sempat terlihat di sejumlah SPBU, Pertamina menilai kondisi tersebut lebih dipicu oleh meningkatnya pembelian BBM oleh masyarakat yang mengisi penuh tangki kendaraan. Fenomena ini muncul akibat kekhawatiran sebagian pengendara terhadap potensi kenaikan harga BBM yang dipengaruhi dinamika geopolitik global.

Meski terjadi lonjakan pembelian, Pertamina memastikan hal tersebut tidak mengganggu ketahanan pasokan harian karena sistem distribusi energi yang bersifat adaptif dan terus diperbarui.

Untuk wilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya, distribusi BBM dipasok dari Terminal BBM Padalarang menggunakan mobil tangki yang menyalurkan bahan bakar ke sejumlah SPBU. Hingga saat ini, distribusi dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Pertamina juga memastikan kondisi cuaca yang dalam beberapa waktu terakhir diwarnai hujan di sejumlah wilayah Jawa Barat tidak mengganggu jalur distribusi energi.

“Dalam tiga minggu terakhir tidak ada laporan bencana yang menghambat distribusi BBM dari terminal ke SPBU,” kata Susanto.

Menjelang awal arus mudik Lebaran yang diperkirakan berlangsung pada 13 hingga 20 Maret 2026, Pertamina mulai melakukan penguatan stok di tingkat SPBU, khususnya di jalur-jalur mudik utama. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM selama periode tersebut.

Selain itu, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Masyarakat juga diminta tidak menimbun BBM, terutama BBM subsidi, karena tindakan tersebut melanggar hukum dan dapat merugikan masyarakat luas.

“Kami terus memantau rantai distribusi energi dari hulu hingga hilir secara terpadu. Masyarakat tidak perlu khawatir, namun tetap diminta membeli BBM sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Editor : Ayi Sopiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut