1.680 Sekolah di Cianjur Dapat Papan Tulis Pintar dari Presiden Prabowo, Dorong Lompatan Digital
Dari total bantuan tersebut, IFP didistribusikan kepada 550 PAUD, 700 SD, dan 430 SMP. Seluruh SMP telah menerima perangkat secara lengkap, sementara pendistribusian untuk PAUD dan SD masih menunggu pengiriman lanjutan dari pemerintah pusat.
Menurut Ruhli, kehadiran papan tulis pintar ini akan membawa perubahan besar bagi proses pembelajaran yang selama ini masih didominasi metode ceramah.
“Dengan smartboard, proses belajar menjadi lebih interaktif bagi guru dan siswa,” tuturnya.
IFP yang diberikan memiliki tampilan seperti televisi berukuran besar dengan koneksi internet langsung. Perangkat ini memungkinkan sekolah melakukan pembelajaran daring, terhubung dengan kelas atau sekolah lain, hingga menyelenggarakan zoom meeting dan presentasi siswa. Teknologi ini juga dinilai mampu merangsang kreativitas siswa dan mempermudah guru dalam penyampaian materi.
Ruhli menambahkan bahwa kelengkapan data pokok pendidikan (dapodik) menjadi faktor penting agar sekolah dapat terus memperoleh bantuan sarana pembelajaran.
Editor : Ayi Sopiandi