get app
inews
Aa Read Next : Selain Bawang Daun, Lebih Dari Satu Bulan Harga Sayuran di Petani Anjlok

Momen Libur Sekolah Bikin Harga Sayuran Anjlok? Ini Kata Petani di Cianjur

Senin, 08 Juli 2024 | 12:11 WIB
header img
Seorang petani di Kecamatan Pacet, nampak mencabuti sayurannya karena tak laku.

CIANJUR, iNewsCianjur.id - Kurang lebih sebulan lamanya harga sayuran di kalangan petani di blok Ciguntur, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur anjlok, bahkan hampir tak laku untuk dijual.

Beberapa dari petani juga yang berpendapat, anjloknya harga sayuran tersebut dampak dari momen libur panjang sekolah. Sehingga berdampak terhadap daya beli di beberapa pasar induk di Bogor dan Jakarta terkecuali pesanan khusus seperti katering dan restoran.

Koys (47) petani asal Kampung Gunungputri, Desa Sukatani Kecamatan Pacet, mengatakan, anjloknya harga sayuran terbilang sudah menjadi hal yang lumrah terlebih pada momen libur panjang seperti liburan sekolah. 

"Biasanya pasar induk di beberapa kota besar akan mengalami penurunan drastis karena libur panjang," kata Koys.

Petani lainnya Yadi (25), mengatakan, harga pakcoy saat ini Rp500 per kilogram, sawi putih Rp700 per kilogram, kaelan Rp2 ribu per kilogram.

"Sebelumnya pakcoy bisa tembus Rp5 ribu per kilogram, sawi putih Rp5 ribu hingga Rp6 ribu, kaelan biasanya Rp9 ribu per kilogram," ujarnya.

Sementara itu Abang, yang juga sebagai petani poling mengaku kecewa lantaran tanaman yang seharusnya sudah bisa dipanen, justru malah tidak laku terjual.

"Mau gimana lagi, dari pada dibiarkan begitu saja mending dibuang, mau dijual tidak laku karena harganya murah. Yang biasanya Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram, tapi sekarang Rp2 ribu dan itupun tak laku karena minimnya permintaan dari pasar," katanya.

Abang hanya bisa pasrah, disaat poling jadi andalan penopang ekonomi tapi malah sama sekali tidak terjual.

Editor : Azhari

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut