Wagub Jabar, Serahkan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Untuk Santri Tani di Kabupaten Cianjur

Muhamad Ginanjar
.
Jum'at, 23 September 2022 | 06:41 WIB
Wagub Jabar, Serahkan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Untuk Santri Tani di Kabupaten Cianjur ( Poto: Muhamad Ginanjar / iNewsCianjur.id )

 CIANJUR, iNewsCianjur.id - Wakil Gubernur Jawa Barat,.UU Ruzhanul Ulum memberikan bantuan alat dan mesin pertanian untuk para santri tani di Kabupaten Cianjur,Kamis (22/09/2022).
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di UPTD Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura,Jalan Dermaga Timur, Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.

Wakil Gubernur Jawa Barat,UU Ruzhanul Ulum mengatakan Pemberian bantuan alat dan mesin pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi para petani khususnya bagi santri tani,selain itu untuk meningkatkan ketahanan pangan, karena pertanian adalah salah satu kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat tidak ada pangan menjerit,tapi kalau tidak non pangan tidak akan menjerit,BBM naik silahkan asalkan pangan cukup, tapi sekali pun BBM murah kalau pangan tidak ada bukan hanya masyarakat yang menjerit tapi stabilitas keamanan pun akan goyah,"kata UU kepada awak media, usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian untuk santri tani di kabupaten Cianjur,Kamis (22/09/2022).

UU menerangkan bahwa masalah pangan merupakan sektor yang selalu dibutuhkan manusia terlebih konsumen di Indonesia sangatlah besar oleh karena itu pihaknya meminta pemerintah di semua tingkatan baik tingkatan desa,bupati ataupun walikota harus fokus terhadap perhatian dan menjadikan sebagai skala prioritas pertanian yang utama.


"Apalagi sekarang menuju inflasi daerah dan stanflasi daerah,satu -satunya yang mampu bertahan menahankan nilai uang itu adalah pertanian, untuk itu kami berharap kepada bupati sampai tingkatan pemerintah desa agar memprioritaskan pertanian,"ucap UU.

UU juga berharap agar para petani bisa mempertahankan produktivitas dan tidak mengalihfungsikan sawah dan meminta pemerintah daerah lebih menguatkan dan mensosialisasikan perda sawah abadi dan kalau belum dibentuk segera bentuk Perda sawah abadi tersebut.

" Jangan sampai sawah yang baik kemudian dipakai pembangunan dan kepada para petani saya berpesan jangan menjual sawahnya,"pungkasnya

Editor : Nursidik
Bagikan Artikel Ini