Enam Negara Menggunakan Bahasa Indonesia, Ini Deretannya?

CIANJUR, iNews.id - Perlu diketahui bersama ada enam negara menggunakan Bahasa Indonesia, seperti dikutip dari laman Kemdikbud, telah menjadi bahasa terbesar di Asia Tenggara dan telah mencakup 47 negara di seluruh dunia. Negara tersebut diantaranya Vietnam, Australia, Jepang, Kanada, Ukraina, dan terakhir Suriname.
Diketahui, kenapa enam Negara tersebut menggunakan Bahasa Indonesia, tentunya anda semua ingin mengetahui secara jelas. Nah, berikut kesimpulan secara singkat kenapa beberapa negara lain menghargai negara kita. Inilah faktanya, penasaran kan mari simak?
Kesatu, Vietnam sama-sama berada di Asia Tenggara, Vietnam menjadikan Bahasa Indonesia sebagai resmi ke-2 di negara tersebut. Hal ini dikarenakan adanya hubungan bilateral antara Vietnam dan Indonesia.
Kedua, Australia, negara tetangga kita hal sama menggunakan Bahasa Indonesia adalah Australia. Dan, perlu diketahui di negeri Kanguru ini, Bahasa Indonesia masuk sebagai mata pelajaran wajib di sejumlah sekolah di sana. Bahkan, salah satu sekolah mewajibkan pelajaran Bahasa Indonesia adalah Burgmann Anglican School di Ibu Kota Canberra dan University of Southern Queensland. Kemudian, tidak heran bila berkunjung ke Australia, kita akan menemukan anak-anak usia 6 tahun sudah fasih Bahasa Indonesia.
Ketiga, Jepang, hubungan bilateral kuat antara Jepang dan Indonesia turut meningkatkan minat masyarakat Jepang untuk mempelajari Bahasa Indonesia. Tak hanya bahasa, masyarakat Jepang juga punya antusias tinggi untuk mempelajari berbagai kebudayaan bangsa kita.
Keempat, yaitu Kanada, banyaknya tenaga kerja Indonesia di Kanada membuat negara tersebut menganggap Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang penting. Negara Kanada bahkan menganggap warga negaranya harus bisa berbahasa Indonesia dengan lancar. Saat ini, di Kanada sudah banyak ditemui berbagai tempat kursus untuk belajar Bahasa Indonesia.
Lalu, kelima, adalah Ukraina, salah satu universitas terkenal dan terbesar di Ukraina, Taras Shevcenko National University of Kyiv membuka Program Studi Bahasa Indonesia sejak tahun 2012. Pemerintah Indonesia juga ikut mendukung program ini dengan cara memberikan beasiswa kepada mahasiswa asing yang berkuliah di sana.
Kemudian, terakhir yang keenam yaitu Suriname, sekitar 14 persen dari total penduduk Suriname adalah orang Indonesia yang dulunya dibawa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk dijadikan buruh. Tak heran jika disini, Bahasa Indonesia dijadikan sebagai sebuah program studi. Itulah deretan negara menggunakan Bahasa Indonesia dan mempelajarinya.
Nah! Tentu dengan hal ini kita semua harus berbangga hati, karena bahasa nasional Indonesia banyak diapresiasi dan dihargai oleh negara lain ternyata.
Editor : Nursidik