Diduga Dipicu Upwelling, Ribuan Ikan KJA di Waduk Jangari Mati Massal, Petani Cianjur Rugi Miliaran

Dani Jatnika
Ribuan ikan mati di Kolam Jaring Apung waduk Cirata Jangari blok Coklat. Foto: Dani Jatnika.

"Kami berharap pemerintah segera turun tangan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani KJA," katanya.

Abah Memen menilai pemerintah daerah melalui dinas terkait perlu memperkuat sistem mitigasi agar kejadian serupa tidak terus berulang. Salah satunya dengan menyediakan sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi upwelling, sehingga petani dapat mempercepat panen sebelum ikan mengalami kematian massal.

Selain itu, bantuan benih, pakan maupun program pemulihan usaha dinilai sangat dibutuhkan agar para pembudidaya dapat kembali berproduksi setelah mengalami kerugian besar.

Petani KJA lainnya, Anwar (50), mengaku kematian ikan membuat kondisi ekonomi keluarganya semakin terpuruk. Seluruh biaya produksi selama satu siklus budidaya diperoleh melalui pinjaman kepada bandar, sehingga kini ia harus menanggung utang meski gagal panen.

"Tahun ini tidak ada keuntungan. Yang ada hanya utang yang tetap harus dibayar karena kami meminjam untuk membeli pakan, benih, dan biaya operasional. Selama ini juga belum pernah ada bantuan dari pemerintah," ujarnya.

Editor : Ayi Sopiandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network