Petugas Damkar Cianjur, Reki, menjelaskan penanganan kebakaran tangki BBM memerlukan metode khusus mengingat bahan bakar cair memiliki tingkat risiko tinggi.
"Kami menggunakan cairan pembentuk busa (foam) yang dicampur bahan khusus agar kobaran api dapat dipadamkan lebih cepat sekaligus mencegah api kembali menyala," katanya.
Hingga sekitar pukul 15.30 WIB, petugas gabungan masih melakukan proses pendinginan pada badan tangki untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman.
Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan.
"Penyebab pasti kebakaran masih kami dalami. Saat ini prioritas utama adalah memastikan api benar-benar padam sehingga lokasi aman untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
