CIANJUR, iNewsCianjur.id – Harapan warga Kampung Sukanagara RT 004 RW 005 hingga Kampung Cidahu, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, untuk memiliki akses jalan yang layak masih terus menyala.
Di tengah keterbatasan anggaran pembangunan infrastruktur desa, masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat memberikan perhatian melalui bantuan pembangunan pengerasan jalan yang telah diajukan pemerintah desa.
Jalan penghubung sepanjang kurang lebih 2.500 meter tersebut hingga kini masih membutuhkan pengerasan agar dapat menunjang aktivitas warga secara lebih aman dan nyaman.
Kondisi jalan yang belum optimal dinilai menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga sektor pertanian.
Sekretaris Desa Jatisari, Ridwan Gunawan, mengatakan pemerintah desa telah berupaya mengajukan bantuan keuangan pembangunan jalan melalui dana aspirasi kepada Gubernur Jawa Barat melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat.
"Kami berharap besar pengajuan ini dapat segera dikabulkan sehingga pembangunan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat bisa segera terealisasi," ujar Ridwan, Minggu (24/5/2026) kemarin.
Kondisi jalan Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, masih berlumpur dan butuh perbaikan. Foto: Gusti Wilantara.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur jalan yang memadai memiliki peran penting dalam meningkatkan mobilitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Jalan yang baik juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat setempat.
Ridwan menuturkan, warga selama ini tetap menunjukkan kepedulian tinggi terhadap pembangunan dengan melakukan gotong royong untuk menjaga kondisi jalan agar tetap dapat dilalui. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup untuk mengatasi kebutuhan pembangunan yang lebih permanen.
"Semoga permohonan bantuan pembangunan pengerasan jalan ini mendapat perhatian dan dapat dikabulkan, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung," katanya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
