Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : WiFi Anak Mulai Diatur, Desa Cibadak Minta Orang Tua Tak Lepas Pengawasan
Advertisement . Scroll to see content

Legislator PKS Apresiasi Program Pelatihan TMT Kemnaker RI di Cianjur

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:17 WIB
  • author Yanto
Legislator PKS Apresiasi Program Pelatihan TMT Kemnaker RI di Cianjur
Anggota DPRD Cianjur Asep Guntara saat meninjau pelatihan keterampilan menjahit program Tailor Made Training (TMT) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Cianjur, Kamis 1 Oktober 2026.(istimewa)

CIANJUR,INewsCianjur.id– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Asep Guntara, mengapresiasi pelaksanaan program Tailor Made Training (TMT) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Cianjur, Kamis 1 Oktober 2026. 

Asep bahkan sempat meninjau program yang dilaksanakan di Kecamatan Mande, Ciranjang, dan Bojongpicung. Kegiatan ini merupakan kolaborasi nyata antara Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung dengan lembaga atau yayasan. 

"Khusus di Kecamatan Mande, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan roti. Sementara itu, di Kecamatan Ciranjang diselenggarakan pelatihan keterampilan menjahit, dan di Kecamatan Bojongpicung difokuskan pada pelatihan komputer dasar. Setiap kelas diisi oleh 16 orang peserta yang direkrut dari warga sekitar," katanya, Sabtu 3 Oktober 2026. 

Melalui program tersebut, para peserta tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi standarisasi tenaga kerja industri, melainkan juga dibimbing agar memiliki daya saing tinggi dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru secara mandiri.

"Saya apresiasi hadirnya program ini untuk meningkatkan keahlian (skill) masyarakat  agar mampu menjawab tantangan dunia kerja, sekaligus memicu lahirnya wirausahawan baru di Kabupaten Cianjur," ujarnya. 

Dia menilai program tersebut sangat positif karena langsung menyentuh kebutuhan rill masyarakat. Seperti contoh keterampilan membuat roti, selain membekali peserta agar siap bekerja di pabrik roti, mereka juga didorong berwirausaha secara mandiri dalam skala rumah tangga. 

"Begitu pula dengan keterampilan menjahit yang bisa memasok kebutuhan industri konveksi atau membuka jasa penjahit mandiri, serta kelas komputer. Ini adalah upaya konkret meningkatkan skill warga sesuai minatnya masing-masing," pungkasnya. 

Editor: Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut