get app
inews
Aa Text
Read Next : Ribuan Peserta Padati Cianjur, Berlari 5K 2025, Bupati Targetkan Cianjur Jadi Pusat Sportourism Jawa

Harapan Lama Sekolah dan Rata Lama Sekolah Jadi Target Pemkab Cianjur

Minggu, 10 Desember 2023 | 17:03 WIB
header img
Pemkab Cianjur H Herman Suherman, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Foto : ist

CIANJUR, iNewsCianjur.id - Pemkab Cianjur fokus menggenjot indeks pendidikan sebagai akselerasi peningkatan IPM. Dua hal yang masih menjadi pemicu rendahnya indeks pendidikan di wilayah itu diantaranya rata lama sekolah (RLS) dan harapan lama sekolah (HLS). 

Hal itu diungkapkan Bupati Cianjur, Herman Suherman saat berdialog dengan awak media di ruang kelas SMPN I Cugenang, Jum'at (8/12/2023). Herman menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), RLS masyarakat di Kabupaten Cianjur berada ada level 7,2 pada 2022. Artinya, masyarakat berusia 25 tahun ke atas tingkat pendidikannya hanya sampai kelas 2 sekolah menengah pertama. 

"Jadi, mereka yang berusia 25 tahun ke atas itu baru mengenyam pendidikan sampai kelas 2 SMP kemudian berhenti sekolah," ujar Herman.

Sementara yang harus digenjot selain RLS adalah pendidikan HLS. Karena berdasarkan data sebagian warga Cianjur, HLS baru sampai tingkat sekolah menengah atas.

"Dari kedua hal tersebut tentunya harus ada solusi untuk mempercepat indeks pendidikan sebagai upaya meningkatkan IPM yaitu memaksimalkan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM)," ungkap Herman.

Herman menyebutkan ketika dirinya baru menjabat pelaksana tugas (Plt) Bupati, di Kabupaten Cianjur baru terdapat 9 PKBM yang terakreditasi. Kini sudah ada  235 PKBM dan hampir 70% sudah terakreditasi. 

"Untuk menggenjot IPM agar naik, berarti masyarakat yang berusia 25 tahun ke atas yang pendidikannya hanya sampai kelas 2 SMP, itu harus disekolahkan di PKBM," imbuhnya. 

Untuk itu, jumlah masyarakat berusia 25 tahun ke atas yang putus sekolah harus disasar. Sementara berkaitan dengan HLS, hingga saat ini angkanya berada di kisaran 19 tahun. Artinya, HLS masyarakat Kabupaten Cianjur rata-rata hingga lulusan SMA. 

Herman menambahkan, Pemda Cianjur dengan Universitas Suryakencana sudah mencanangkan agar menjadi perguruan tinggi negeri. Karena dampaknya akan luar biasa bila Unsur menjadi negeri. Hasil survei, masyarakat sangat antusias untuk kuliah di Unsur karena nanti biayanya lebih murah dan tentu saja tempatnya dekat. 

"Dengan adanya perguruan tinggi negeri, kami harapkan HLS bisa naik dari 19 tahun menjadi usia kuliah S1 atau S2," pungkas Herman.

Editor : Ayi Sopiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut