CIANJUR,iNewsCianjur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur berencana merevitalisasi Pasar Muka menjadi pasar modern dengan menambah beragam fasilitas penunjang untuk meningkatkan daya tarik pengunjung.
Meski renovasinya melibatkan pihak ketiga, pengelolaan pasar milik pemerintah daerah tersebut tetap berada di bawah kendali Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Muka.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib, mengatakan, pelibatan pihak ketiga hanya untuk pengerjaan renovasi.
“Meski mengusung konsep pasar modern dan melibatkan pihak ketiga dalam pengerjaan renovasinya, status pengelolaan Pasar Muka dipastikan tidak akan diserahkan penuh kepada pihak swasta, tetapi tetap di bawah kendali UPTD Pasar Muka,” kata Budhi, Jumat (16/10/2026).
Budhi mengungkapkan, Pasar Muka merupakan aset milik Pemkab Cianjur, sehingga proses penunjukan pihak ketiga untuk mengerjakan renovasi akan mengikuti ketentuan pengadaan barang dan jasa (PBJ), termasuk melalui mekanisme tender yang transparan dan sesuai peraturan.
Menurutnya, revitalisasi tersebut diarahkan untuk mengubah wajah Pasar Muka agar lebih menarik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Konsep modern tidak hanya menyasar pembenahan fisik, tetapi juga pengembangan fasilitas yang dapat mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan kunjungan masyarakat.
Salah satu rencana pengembangan menyasar area bekas Ramayana di lantai dua dan lantai atas. Kawasan tersebut akan dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya bioskop atau mini cinema, kedai kopi (coffee shop), serta ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Budhi kehadiran fasilitas tersebut semakin memperluas fungsi Pasar Muka yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan, menjadi kawasan yang menggabungkan aktivitas jual beli dengan ruang rekreasi, kuliner, dan pengembangan usaha.
Pemkab Cianjur berharap revitalisasi ini dapat meningkatkan daya saing Pasar Muka sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
Dengan demikian, pasar tradisional tersebut diharapkan tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus beradaptasi dengan perubahan pola belanja dan kebutuhan pengunjung.
Meski demikian, rencana tersebut masih perlu ditindaklanjuti melalui tahapan renovasi dan penyiapan fasilitas agar konsep pasar modern dapat terealisasi sesuai perencanaan.
Editor : Yanto
Artikel Terkait
